Pengertian dan sejarah Kaos Oblong atau Kaos Polos


Trend Kaos Oblong di Dunia

Popularitas Kaos Oblong di seluruh benua Amerika dan Eropa terjadi sekitar tahun 1961, saat itu Kaos Oblong digunakan sebagai sebuah simbol anti kemapanan oleh kaum hippies dan mulai merajai dunia mode sehingga T-shirt benar-benar menjadi state of fashion itu sendiri.

Melihat makin maraknya trend kaos oblong itulah, mulai banyak perusahaan/ pabrik konveksi fashion skala besar ternama yang mulai memproduksi Kaos oblong atau Kaos polos dengan berbagai macam pilihan warna dan juga berbagai model. Sehingga mulai saat itu, Kaos oblong atau Kaos polos mulai dijadikan sebagai pakaian sehari-hari dan banyak dikenakan oleh kalangan masyarakat. Berbagai produsen merk terkenal mulai dari brand fashion casual, seperti Polo dan Lacoste, hingga ke produsen brand dengan segmen sport clothing, seperti Nike dan Adidas.

pengertian dan sejarah kaos hippies

Para produsen konveksi menyadari bahwa T-shirt dapat menjadi media promosi yang efektif serta efesien. Semua syarat sebagai media promosi yang baik ada pada Kaos / T-shirt. Mulai dari harganya yang murah, bisa dipakai mobile, serta sebagai barang fungsional, bahkan dapat juga dijadikan sebagai barang souvenir, dll.

Waktu itu, pada saat yang bersamaan, kelompok tertentu semacam kaum hippies, komunitas punk, atau bahkan dari organisasi politik juga menyadari bahwa Kaos / T-shirt dapat menjadi media propaganda yang sempurna selain media yang selama ini telah digunakan. Statement atau bermacam bentuk protes / tuntutan apapun dapat tercetak di Kaos, bahkan cetakan di Kaos akan tahan lama, dan penyebarannya mampu melewati batas-batas yang tidak dapat dicapai oleh media lain, seperti poster dan brosur.

Kaos dengan segala keunggulannya menjadikan secara fungsional masih berlaku sebagai sebuah pakaian, namun dibalik itu semua, Kaos / T-shirt memiliki nilai lebih (value added) yang melebihi dari fungsi dasarnya Kaos sebagai pakaian. Desain T-Shirt memang terus berkembang, sejarah mencatat desain berbagai Kaos seperti ‘tie dye’ yang lekat dengan flowers generation, komunitas punk yang lekat dengan T-Shirt sobek, polos bahkan dengan desain typohraphy (teks) yang mencolok. Bahkan ada desain sederhana karya desainer Milton Glaser, namun sangat fenomenal di dunia karena banyak dicari sebagai sebuah Kaos souvenir dan juga ditiru di hampir semua negara, yakni Kaos dengan desain “I Love New York”.

pengertian dan sejarah kaos desain

Ulasan tentang Pengertian dan sejarah Kaos, tshirt, tees, Kaos Oblong dan Kaos polos, dirangkum dari berbagai sumber.

Salam dari dunia clothing jogja..